Suka sama hewan berbulu seperti kelinci, tapi sering gagal memeliharanya? Harapannya kelinci bisa berumur panjang, namun cepat banget mati. Jika hal ini terjadi, bisa saja Anda salah ketika merawatnya.
Cara merawat kelinci ini cukup rumit. Jika si hewan berbulu ini stress sedikit saja, maka ia kan cepat drop dan akhirnya bisa mati. Kelinci memang binatang yang mudah stress baik soal makanan, kandang atau teman sepermainannya.
Jadi, bagaimana sih sebenarnya merawat kelinci supaya binatang berbulu yang menggemaskan ini berumur panjang? Coba praktikkan cara-cara merawat kelinci di bawah ini.
1. Makanan Harus Tepat
Faktanya kelinci bukannya hanya makan wortel dan kangkung saja ya, nutrisi yang dihasilkan hewan ini tidak cukup untuk menunjang kebutuhan dari kelinci tersebut. Ujung-ujung bisa saja kelinci kamu mudah mengalami gangguan pencernaan dan berisiko mati.
Cara merawat kelinci yang tepat adalah memberikan makanan yang variatif, kamu bisa memberikan jerami sebagai sumber serat sampai camilan khusus agar kelinci tetap senang. Yang paling penting adalah hindari makanan seperti kacang-kacangan atau jenis makanan lain yang tidak cocok dengan pencernaannya.
2. Pastikan Air Selalu Tersedia
Cara merawat kelinci yang tidak boleh diabasikan begitu saja adalah memperhatikan ketersediaan air di kandangnya. Kamu harus memastikan bahwa kandang ini harus tersedia air bersih. Untuk itu, buatlah air dalam mangkuk kecil di kandangnya dan biasakan selalu mengecek serta mengisi ulang dan menggantinya setiap hari.
3. Singkirkan Bulu Hewan Lain
Sistem pencernaan kelinci yang rumit membutnya begitu sulit untuk memuntahkan beda asing jika masuk ke mulit. Jadi untuk memelihara kelinci ini, perhatikan agar bulu hewan lain tidak ada di sekitar kelincimu.
Begitu juga dengan gumpalan rambut yang rontok. Apabila sengaja termakan, pencernaan kelinci berisiko mengalami gangguan dan bisa membuatnya cepat mati.
4. Ukuran Kandang jangan Terlalu Sempit
Kebanyakan orang memelihara kelinci di kandang, namun sedikit orang yang tahu ukuran kandang yang tepat. Padahal, dalam memilih ukuran kandang merupakan bagian dari cara merawat kelinci yang paling penting.
Ukuran kandang kelinci sebaiknya jangan terlalu kecil agar ia tetap nyaman bergerak dan melompat di dalam kandang. Kamu bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan menyediakan kandang dengan ukuran minimal 5 kali ukuran tubuh kelinci peliharaanmu.
5. Sediakan “Kondominium” untuk Kelinci
Kelinci peliharaan lebih senang jika memiliki “kondominium” di dalam kandangnya. Ini akan membuatnya bisa memiliki tempat yang untuk tidur ataupun bersembunyi. Kamu bisa membuat kondominium tersebut dengan kardus.
Cara seperti ini mungkin terlihat sepele, namun adanya kondominium ini ternyata sangat penting supaya kelincimu tidak mudah stress.
6. Taruh Kelinci dalam Ruangan
Kamu punya kebiasaan menaruh kelinci di luar ruangan, seperti pada pekaraan dan halaman rumah, jangan heran kalau kelinci peliharaanmu akan cepat mati. Cara merawat kelinci ini justru bisa membuatnya mudah stress karena merasa tertekan dengan keadaan lingkungan dan hewan yang ada di sekitarnya.
Kelinci termasuk hewan menggemaskan yang sulit untuk beradaptasi sehingga kamu harus menaruhnya di luar ruangan yang akan membuatnya bekerja keras untuk menyesuaikan diri terhadap panas, dingin, terang, ataupun gelap. Oleh karena itu, sebaiknya pelihara kelinci dalam ruangan di rumahmu.
Demikianlah cara merawat kelinci agar panjang umur. Kiat-kita ini bisa Anda terapkan supaya hewan kesayangan Anda tidak mudah terserang penyakit yang membuatkan bahkan mati.

Komentar
Posting Komentar